"Bagi warga yang membawa uang dalam jumlah besar, diimbau untuk menghubungi kepolisian setempat untuk mendapatkan pengawalan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus Sitompul kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/3/2015).
Pengawalan ini, kata Martinus gratis alias tanpa dipungut biaya sepeser pun. "Pengawalan ini merupakan bentuk pelayanan kepolisian, tidak dipungut biaya," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau transaksinya mencapai puluhan juta, ratusan juta rupiah, gunakan jasa perbankan dalam melakukan transaksi," ungkapnya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk meminimalisir penyimpanan uang di dalam kas toko. "Minimalkan jumlah nilai uang transaksi yang ada di kas atau laci penyimpanan toko," tutupnya.
Seperti diketahui, aksi begal pada Sabtu (22/3) malam lalu menewaskan seorang juragan beras bernama Mamat Surahmat alias Haji Rahmat (55) di Jl Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur. Korban tewas setelah ditembak dan dibacok para pelaku yang berjumlah 4 orang.
Para pelaku yang saat itu menggunakan 2 unit motor, memepet motor Yamaha RX King yang ditumpangi korban. Para pelaku merampas kantong korban yang berisi uang senilai ratusan juta rupiah, sepulangnya korban dati toko berasnya di Pasar Rebo, Jaktim.
(mei/spt)










































