Saat membuat laporan ke Polsekta Patumbak, Polresta Medan, korban Marbona Deardo Panggabean (22) warga Marindal I menyatakan, kasus perampokan itu terjadi di kawasan Marindal, Senin (23/3/2015). Pelakunya berjumlah delapan orang.
Bermula ketika korban pulang dari tempatnya bekerja di Medan dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat BK 6868 AEQ. Saat melintas di kawasan Jalan Tritura, Medan, dia sudah diikuti para pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat didekati, saya sempat melawan, namun karena ditempel kepala saya dengan pistol, saya hanya bisa pasrah saja. Lebih bagus diam, ketimbang saya mati ditembak pistol. Seterusnya mereka membawa kabur sepeda motor saya," kata Marbona.
Marbona kemudian membuat laporan ke Polsekta Patumbak. Dia berharap kepolisian dapat menangkap para begal yang semakin meresahkan warga tersebut.
(rul/try)











































