Kamboja Konfirmasi Kematian Pertama Pasien Flu Burung
Senin, 07 Feb 2005 15:15 WIB
Jakarta - Pemerintah Kamboja mengonfirmasi adanya warga negara itu yang meninggal akibat penyakit flu burung. Ia merupakan korban meninggal yang pertama bagi Kamboja akibat virus mematikan itu.Konfirmasi ini disampaikan Kementerian Kesehatan Kamboja di tengah munculnya wabah baru flu burung di sebuah desa di luar ibukota Phnom Penh. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (7/2/2005).Seorang perempuan Kamboja berusia 25 tahun dipastikan telah terjangkit flu burung. Ia meninggal pekan lalu di negeri tetangga Vietnam."Kami memastikan bahwa perempuan itu meninggal akibat flu burung, dan kami juga mengetahui kalau ini kasus pertama yang terjadi di Kamboja," tukas kepala Departemen Penyakit Menular Kementerian Kesehatan Kamboja, Ly Sovann.Perempuan itu telah pergi ke Vietnam untuk berobat. Namun ia meninggal pada 30 Januari lalu di rumah sakit provinsi Kien Giang, Kamboja selatan.Dikatakan Sovann, Kementerian Kesehatan Kamboja dan Organisasi Kesehatan Dunia alias WHO akan mengeluarkan statamen mengenai kasus ini. Korban meninggal tersebut tinggal bersama keluarganya di provinsi Kampot, Kamboja selatan, yang berbatasan dengan Vietnam. Di negeri Vietnam, virus flu burung telah menelan sedikitnya 33 jiwa sejak akhir 2003 lalu, termasuk 13 nyawa sejak 30 Desember lalu. Sebanyak 12 orang juga telah meninggal di Thailand.Sementara pejabat-pejabat Kamboja menyatakan bahwa wabah flu burung telah timbul di sebuah desa sekitar lima kilometer dari ibukota Phnom Penh. "Kami menemukan wabah baru flu burung di desa Kropuer, distrik Ta Khmao district, sekitar lima kilometer sebelah selatan Phnom Penh.
(ita/)











































