SBY: Pembangunan Aceh Jangan Abaikan Budaya Lokal

SBY: Pembangunan Aceh Jangan Abaikan Budaya Lokal

- detikNews
Senin, 07 Feb 2005 14:50 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan, bantuan internasional untuk membangun daerah-daerah yang terkena tsunami harus sesuai rencana induk pemerintah. Artinya, tidak meninggalkan nilai-nilai budaya lokal dan keunikannya.Hal ini disampaikan SBY usai menerima kunjungan PM Turki Recep Tayyip Eldogan di Istana Merdeka, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin, (7/2/2005).Diharapkan, kerjasama untuk membangun Aceh bisa membuat wilayah Serambi Mekkah itu tahan terhadap bencana alam dan secara ekonomi dapat tumbuh dengan baik tanpa meninggalkan budaya lokal."Untuk itu, pemerintah memobilisasi seluruh potensi yang ada di dalam negeri dan harus tepat menggunakannya. Setiap kerjasama internasional tetap kita sambut baik sepanjang itu sesuai dengan marter plan yang kita susun," kata SBY.Sementara itu, PM Turki Recep Tayyip Eldogan mengatakan, kedatangannya ke Indonesia bertujuan memberi masukan kepada pemerintah Indonesia mengenai pembangunan kembali daerah-derah yang terkena bencana."Turki sering diguncang gempa, jadi sudah tidak asing lagi dengan gempa. Kami berniat mengirim tenaga ahli konstruksi anti gempa untuk membantu rekonstruksi Aceh," katanya.Sehari sebelumnya, Eldogan dan rombongan telah berkunjung ke Aceh untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Berdasarkan hasil kunjungan itu, Eldogan berencana mengirim tenaga ahli kontstruksinya. Selain itu, pemerintah Turki juga berniat membangun 10.000 rumah bagi warga Aceh, sekolah, rumah sakit dan terlibat dalam kegiatan pembangunan infrastruktur lainnya.Selain membeicarakan mengenai bantuan tersebut, pertemuan antara SBY dengan Eldogan juga menyepakati peningkatan kerjasama perdagangan mengingat selama ini nilai volume perdagangan yang terjadi baru mencapai 500 juta dolar AS. Nilai tersebut relatif kecil jika dibanding dengan potensi ekonomi yang dimiliki masing-masing negara dan hubungan baik yang telah terbina sejak lama."Kami berencana meningkatkan nilai perdagangan dengan negara-negara di Asia hingga 2 miliar dolar AS dalam waktu tiga tahun," katanya. Untuk mencapai percepatan kerjasama ekonomi ini, SBY dan Eldogan sepakat menghidupkan kembali kerjasama teknis di bidang ekonomi, serta bussiness council untuk ektor swastanya.Kesepakatan lainnya di bidang pendidikan yakni meningkatkan kunjungan cendikiawan Islam kedua negara untuk mengembangkan pendidikan Islam di Turki dan Indonesia. (umi/)


Berita Terkait