Isu SMS : SBY Akan Diracun
Senin, 07 Feb 2005 15:20 WIB
Jakarta - Sebuah isu tak sedap berhembus kencang melalui SMS pada Senin (7/2/2005). Isu itu beterbangan dengan cepat sejak pukul 13.00 wib. Isunya cukup mengerikan. Presiden SBY diracun. Bunyi isu via SMS itu lengkapnya begini: SBY pada Jumat pagi minum teh yang rasanya aneh. Pramusaji ditangkap Paspampres. Teh itu kemudian diperiksa di Labfor Mabes Polri.Benarkah Presiden SBY akan diracun? Direktur I Keamanan Trans-nasional Mabes Polri, Brigjen Pol Pranowo buru-buru membantah. "Tidak ada pelanggaran pidana. Karena tidak ada yang salah. Tidak ada yang diracuni. Tidak ada upaya meracuni. Tidak ada upaya pidana. Sehingga tidak ada kasus pelanggaran pidana. Dan itu tidak ditangani Mabes Polri," kata Pranowo ketika dikonfirmasi detikcom, Senin (7/2/2005).Ketika didesak lebih lanjut soal pemeriksaan teh di Labfor Mabes Polri, Pranowo mempersilakan untuk melakukan konfirmasi langsung ke Labfor. Sebuah sumber di Labfor Mabes Polri ketika dimintai keterangan menjelaskan, bahwa memang ada teh yang berkaitan dengan SBY, yang saat ini sedang diperiksa di Labfor. "Mungkin dalam seminggu ini periksaan sudah selesai," kata sumber tersebut.Namun demikian, Kepala Puslabfor Mabes Polri, Brigjen Hari Anwar, ketika dimintai keterangan detikcom melalui telepon mengakui tidak mengetahui adanya teh yang diduga digunakan untuk meracuni Presiden SBY yang saat ini sedang diperiksa di instansi yang dipimpinnya. "Saya tidak tahu, sebab saya saat ini sedang berada di luar kota," katanya.
(bdi/)











































