Pemerintah Disarankan Perhatikan Kesejahteraan Mantan Teroris

Pemerintah Disarankan Perhatikan Kesejahteraan Mantan Teroris

Nur Khafifah - detikNews
Senin, 23 Mar 2015 14:16 WIB
Pemerintah Disarankan Perhatikan Kesejahteraan Mantan Teroris
Jakarta - Mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Azyumardi Azra, mengusulkan agar pemerintah memberikan perhatian khusus kepada mantan teroris. Dengan demikian, mereka tidak lagi kembali menganut faham radikal tersebut.

"Depsos harusnya kasih uang kepada mereka (teroris) yang keluar dari penjara. Mereka kan nggak punya pekerjaan. Bisa jadi di mana-mana ditolak kan frustasi," kata Azyumardi Azra usai acara International Conference of Terrorism and ISIS di JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (24/3/2015).

Azyumardi juga mengusulkan pemerintah memberikan beasiswa khusus bagi anak-anak yang orang tuanya menganut faham ISIS. Sebab mereka sangat rawan terseret aliran radikal tersebut.

"Seperti tadi saya dapat cerita, NU berikan 20 beasiswa untuk orang Afghanistan. Nah seharusnya pemerintah yang lakukan semacam itu. Beasiswa bagi aliran garis keras," ujarnya.

Ia mengusulkan agar Kemenag memfasilitasi para mantan teroris dengan dialog bersama ustadz senior sehingga pikiran mereka dapat terbuka kembali dan memilih jalan ibadah yang tidak radikal. "Ada nggak ulama senior yang bisa berdebat dengan Abu Bakar Baasyir sehingga tidak perlu ke Arab," katanya.

Azyumardi mengatakan aliran radikalisme biasanya hanya diikuti oleh orang-orang yang keluarganya memiliki paham radikal sehingga warga Indonesia tak perlu khawatir berlebihan. "Sebetulnya radikalisasi orangnya itu-itu saja. Pemain lama," ujarnya.

(kff/aan)


Berita Terkait