Sekda DKI: CFD Tak Boleh Jadi Ajang Politik, Promosi Juga Harus Ada Izin

Sekda DKI: CFD Tak Boleh Jadi Ajang Politik, Promosi Juga Harus Ada Izin

Mulya Nurbilkis - detikNews
Senin, 23 Mar 2015 14:12 WIB
Sekda DKI: CFD Tak Boleh Jadi Ajang Politik, Promosi Juga Harus Ada Izin
CFD pada Minggu, 18/01/2015
Jakarta -

Sekda DKI Saefullah berencana melakukan penertiban di ajang car free day (CFD). Dia menilai selama ini CFD kerap disalahgunakan.

"Tadi dalam rapat juga sudah diminta untuk mengembalikan seperti cita-cita awalnya. Kalau sekarang kan dipakai ajang politik. Nggak boleh. Kalau promosi juga harus ada izin," terang Saefullah di balai kota DKI, Jakarta, Senin (23/3/2015).

"Semangat awalnya kan untuk meningkatkan kualitas udara. Di Jakarta berapa BBM yang terbakar? Dengan ber-car free day itu kan bisa dihitung berapa kualitas udara bisa diukur. Ketika mobil normal berjalan dengan car free day, itu bisa diukur," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Safeullah Gubernur Basuki T Purnama atau Ahok juga meminta agar CFD ditata kembali.

"Ada pergubnya soal pelaksanaan car free day. Ditata Dishub. Dulu saya wali kota, nggak boleh dagang kecuali persimpangan dalam, sampai jam 11 boleh. Ini murni untuk meningkatkan kualitas udara," tegas dia.

Mulai pekan depan penertiban akan dilakukan. Dia berharap wali kota bisa ikut dan wajib membantu.

"Kalau aksi ada izinnya, izinnya di samping ke Dishub ke kepolisian. Biasanya setiap hari Sabtu, ada rapat di Dishub, ada kegiatan apa saja dan apakah sudah ada izinnya di kepolisian. Kalau tidak, ditertibkan," tutup dia.

(bil/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads