2 Pelajar RI Dibunuh di Dili, Ribuan Warga Eks Timtim Demo

2 Pelajar RI Dibunuh di Dili, Ribuan Warga Eks Timtim Demo

- detikNews
Senin, 07 Feb 2005 13:37 WIB
Kupang - Ribuan warga eks Timtim yang bermukim di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) berdemonstrasi ke gedung DPRD setempat. Mereka memprotes pemerkosaan dan pembunuhan dua pelajar Indonesia di Dili, Timor Leste. Aksi demo digelar pada Senin (7/2/2005) pagi. Selain memprotes pembunuhan dua pelajar yang terjadi pada akhir Janurai lalu itu, para demonstran juga mendesak pemerintah RI segera memfasilitasi evakuasi jenazah dua orang pelajar Indonesia itu. Kedua korban yang tercatat sebagai pelajar kelas III SLTP Seroja Tasifeto Timur itu bernama Emilia Baritu (16) dan Agusta de Jesus (15). Keduanya ditemukan tewas setelah sebelumnya diduga diperkosa sekelompok orang.Aksi damai ribuan warga eks Timtim tersebut berlangsung aman, tapi dalam pengawasan ekstra ketat dari aparat keamanan. Para demonstran memberikan waktu 3 X 24 jam bagi pemerintah RI untuk mengevakuasi jenazah kedua korban ke Atambua, untuk dimakamkan oleh pihak keluarga di kamp pengungsi Hailisik, Desa Mamalefung Kecamatan Tasifeto Timur. Para demonstran yang tergabung dalam Persatuan Masyarakat Belu asal Timtim tersebut mendesak kepada aparat kepolisian Timor Leste untuk segera mencari pelaku pembunuhan dan memberikan hukuman yang maksimal. "Kedua anak kami diajak ke Dili untuk dipekerjakan disana, tetapi dalam perjalanan mereka dibunuh secara sadis setelah sebelumnya diduga diperkosa," kata salah satu demonstran yang juga keluarga dekat kedua korban.Bupati Belu, Joachim Lopesz, saat menerima para demonstran menyatakan kesediaannya untuk membantu memfasilitasi evakuasi jenazah kedua korban ke Atambua. "Pemerintah akan membantu memfasilitasi pemulangan jenazah kedua korban," katanya. Lopez juga berharap aparat hukum di Timor Leste dapat melakukan tindakan hukum kepada para pelaku. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads