"Dari hasil lidik kita tak sampai (18 orang). Mungkin ada 8 WNA, nggak sampai 10 orang," kata Badrodin usai acara Konferensi Internasional tentang Terorisme dan ISIS yang diselenggarakan oleh Hendropriyono Strategic Consulting di Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (23/3/2015).
Badrodin engggan menyebutkan negara asal para WNA yang terkait ISIS INI. Berhembus kabar salah satu dari WNA itu berasal dari Tiongkok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Badrodin berharap para pemuka agama di Indonesia mengajak anak muda Indonesia mempelajari ajaran agama secara baik. Tujuannya, agar terhindar dari pemahaman radikal ISIS.
"Saya mohon pemuka agama juga memberikan pemahaman yang benar terhadap paham yang bisa menolak ISIS seperti itu," ucap Badrodin.
Lalu, apakah motif ekonomi menjadi alasan utama WNI yang bergabung ke ISIS? "Paling utama itu ideologi lebih banyak daripada pertimbangan ekonomi," jawab calon Kapolri ini.
(vid/bar)











































