"Iya (diperiksa 7x24 jam)," kata Badrodin usai membuka Rakernas Fungsi Lalu Lintas Polri di Rupatama Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (23/3/2015).
Badrodin mengatakan 12 WNI akan dideportasi dalam waktu dekat. Polri kemudian akan mengambil alih WNI itu. Selanjutnya, para WNI itu diperiksa untuk memastikan atau ada tidaknya pelanggaran pidana yang dilakukan mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
16 WNI yang ditangkap di Turki akan segera dideportasi secara bertahap. Empat WNI ditunda deportasinya karena salah satunya sedang hamil tua.
"Yang akan segera dideportasi 12, yang 4 dideportasi kemudian karena yang satu hamil. Nanti nunggu melahirkan, nanti setelah usia bisa terbang," ujar Kepala BIN Marciano Norman usai mengantar Presiden Jokowi terbang ke Jepang di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (22/3/2015).
Marciano tidak merinci empat WNI yang ditunda deportasinya tersebut apakah ada kaitan keluarga atau tidak. Marciano menambahkan deportasi akan dilakukan dalam waktu 2-3 hari ke depan.
Menurut catatan detikcom, 16 WNI itu berasal dari Lamongan, Ciamis dan Bandung.
(aan/nrl)











































