Berapi-api Beri Motivasi ke Ratusan Anak Muda, ini Pesan Penting Risma

Berapi-api Beri Motivasi ke Ratusan Anak Muda, ini Pesan Penting Risma

- detikNews
Senin, 23 Mar 2015 11:48 WIB
Berapi-api Beri Motivasi ke Ratusan Anak Muda, ini Pesan Penting Risma
Surabaya - Anak-anak muda di Kota Surabaya diminta menjadi generasi yang tangguh. Tidak mudah menyerah dan menjauhi sifat malu.

Harapan itu disampaikan Wali Kota Tri Rismaharini kepada ratusan anak-anak muda yang mengkuti workshop kreatif yang digelar 'Start Surabaya' di Spazio Building, Surabaya, Minggu (22/3/2015).

Risma yang saat itu mengenakan sepatu kets berapi-api memberikan motivasi. Terkadang nadanya meninggi seperti orang marah. "Negara ini membutuhkan anak-anak yang tangguh yang tidak mudah putus asa," tandas Risma.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wali Kota yang diusung PDIP ini pun menceritakan masa lalunya disaat menjadi Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surabaya. Ia mengaku merasa terpacu ketika ada seseorang yang menantang dirinya untuk bisa membuktikan kerja nyatanya dalam menghijaukan sepanjang jalur Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Saat itu, Risma mengaku setiap pagi hari mengontrol taman di sepanjang jalan Ahmad Yani. "Ada seseorang ngomong Bu Risma kalau ibu bisa menanami (tanaman) di Jalan Ahmad Yani baru saya akui luar biasa," kata Risma mengawali kisahnya.

Ingin membuktikan bahwa dirinya mampu, Risma pun berusaha keras memwujudkan impian Kota Surabaya yang penuh kendaraan bermotor itu memiliki ruang hijau yang bisa meredam polusi.

"Aku jalan kaki dari ujung Bundaran Waru, aku jalan kaki. Sopirku kusuruh njemput di pos polisi Basuki Rahcmat. Ndak terasa, tiap hari jalan kaki," katanya.

Bagi Risma, mendapat tantangan seperti itu harus menjadi pelecut bahwa tidak ada satupun yang tidak mungkin diwujudkan bila dilakukan dengan kerja keras dan kerja sama yang bagus.

"Tiap hari aku jalan, dan aku bisa wujudkan bisa nanami di Ahmad Yani. Dulu tidak pernah satupun kepala dinas pertamaan yang bisa nanami Ahmad Yani," kata Risma.

Di balik keberhasilannya membuat Surabaya menjadi hijau, Risma tidak ingin lantas bersombong diri dengan mengklaim semua itu berkat kerja kerasnya.

"Saya bukan ingin ngomong bahwa saya luar biasa, tapi saya ingin ngomong bahwa kita perlu kerja keras. Bukan inteligensinya saja, tapi secara fisik dan mental harus kuat. Sulit memang, tapi harus dihadapi, ke depan kesulitan itu akan terus menghadang, jangan pantang menyerah. Pahlawan kita sudah membuktikan," terang Risma.

Menurut Risma, tantang ke depan yang dihadapi generasi muda itu akan sangat berat dan kompleks. Semua harus dilalui dengan semangat pantang menyerah.

"Anak anak sekarang harus dikompori agar semangat. Kalau emaknya bisa terus anak-anaknya tidak bisa ya kebangeten. Cari jalan keluar, jangan berhenti. Pasti ada jalan keluarnya," ujar Risma.

Satu lagi yang sangat penting bagi generasi muda adalah jangan malu untuk bertanya. "Saya itu orang yang suka banyak tanya, kenapa harus malu harus malu atau rendah diri. Wong kita gak korupsi atau maling kok malu. Tanya kalau tidak bisa, tanya untuk mencari jalan keluar," katanya.

Untuk Risma mengingkatkan bahwa untuk mewujudkan cita-cita itu harus dilalui juga dengan bersama. "Manajemen kerjasama harus dibangun sekarang, tidak mungkin pertempuran sendirian bisa menang, tidak mungkin. Harus bisa kerjasama," tandas Risma.

(gik/try)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads