"Feeder bus di perumahan saya sudah seminggu nggak jalan, dan sampai sekarang. Ini karena ada yang melarang itu. Jadi gimana ini mau berangkat kerja?" urai warga di perumahan di Cileungsi, Ihsan dalam perbincangan, Senin (23/3/2015).
Ihsan menyiasati dengan naik feeder dari perumahan lainnya. Tapi pagi ini, razia oleh sopir angkot di kawasan Cileungsi dan Cibubur memukul rata semua. Baik APTB hingga shuttle bus disikat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bus dari perumahan dia ada dua. Satu ke arah Blok M dan satu lagi ke arah Tanjung Priok. Setiap hari pukul 05.00 WIB, bus berangkat dan jam pulang kantor bus mengantar kembali ke perumahan. Sekali jalan ongkos Rp 15 ribu.
"Harapan kami polisi dan pihak Dishub melakukan tindakan. Ini warga resah pagi-pagi berangkat ada masalah. Semoga bisa segera diatasi," tutup Ihsan mewakili warga lainnya.
(ndr/mad)











































