Ical: Agung Laksono Tak Bisa Copot Novanto dari Kursi Ketua DPR

Ical: Agung Laksono Tak Bisa Copot Novanto dari Kursi Ketua DPR

- detikNews
Senin, 23 Mar 2015 09:25 WIB
Ical: Agung Laksono Tak Bisa Copot Novanto dari Kursi Ketua DPR
Foto: Grandyos Zafna Manase Mesah / detikcom
Jakarta - Golkar kubu Agung Laksono akan mengajukan permintaan perombakan fraksi ke DPR dalam paripurna hari ini. Namun Ketum Golkar hasil Munas Bali Aburizal Bakrie (Ical) yakin permintaan itu tak akan ditanggapi oleh Ketua DPR Setya Novanto.

"(Dengan Novanto) solid. Dia menjalankan peraturan-peraturan perundang-undangan yang ada pada DPR. Artinya, kalau surat (kubu Agung) sudah datang, dibicarakan. Selesai itu, tiga bulan lagi masa sidang, baru masuk dibicarakan. Text book saja begitu kan. Dia Ketua DPR," kata Ical saat berbincang santai di kediamannya, Jl Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (21/3/2015).

Ical tak meminta Novanto menghalang-halangi perombakan Fraksi Golkar. Dia hanya meminta Novanto menjalankan tugasnya di DPR sesuai aturan. Permintaan perombakan bisa diproses, namun harus memperhatikan aturan yang berlaku. Dia mengingatkan bahwa kubu Agung belum bisa melakukan perombakan karena pihaknya masih menggugat sengketa kepengurusan Golkar ke pengadilan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ical juga mengingatkan Novanto tak akan bisa diganti dari posisi Ketua DPR oleh kubu Agung. Sesuai aturan, kata Ical, penggantian Novanto hanya bisa dilakukan bila diusulkan oleh pengusulnya, yaitu KMP.

"Jadi Pak Agung mau ganti Novanto pun nggak akan bisa, karena KMP tidak setuju. Sementara itu, Golkar kan nggak bisa disahkan. Mau ganti Pak Mahyudin juga nggak bisa. Kecuali KMP mau ganti Mahyudin, gitu," ujar Ical sambil terkekeh.

"Jadi karena itu Pak Agung mesti ngomong Novanto dan Mahyudin tidak akan diganti, karena memang tidak bisa diganti. Pak Novanto saja ketika ditanya mengatakan, jadi Novanto, Fahri Hamzah, Fadli Zon, bahkan Agus Hermanto, mengatakan dengan jelas tidak bisa memprosesnya karena masih ada pengadilan," sambung eks Ketua Umum Kadin ini.

(trq/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads