Menanggapi itu, mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso pun memberi tips. Dia pun mengimbau agar warga lebih peka dan berwaspada.
"(Masalah ini) Harus disikapi secara serius, terorirsme harus didudukan sebagai musuh bersama. (Masyarakat) harus bekerjasama dengan aparat, caranya memberikan informasi kalau melihat hal-hal yang nggak lazim," kata Sutiyoso saat berbincang dengan detikcom, Minggu (22/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sutiyoso menyebut semasa dia menjabat sebagai DKI 1, pernah mengeluarkan buku panduan terkait pemberantasan terorisme. Tak hanya itu, dia juga gencar melakukan sosialisasi-sosialisasi ke seluruh jajaran pejabat DKI dan ulama.
"Bapak dulu keluarkan buku panduan waktu musuim teroris disebar dan diberikan contoh-contoh aksi aneh karena aksi teroris bisa dibaca. (Kemudian memberikan) ceramah jangan sampai ikut ajaran-ajaran yang bukan (yang seharusnya kepada) eselon dan bekerja sama dengan ulama karena mereka akan lebih didengar daripada siapapun," terang Sutiyoso.
Dia juga berharap dengan dikembangkannya sistem Jakarta Smart City oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) penangkalan terorisme bisa berjalan lebih optimal dan baik lagi.
(aws/rvk)











































