Saksi: Pembegal Rahmat Pakai Satria FU, Bunyi Tembakan Seperti Petasan

Saksi: Pembegal Rahmat Pakai Satria FU, Bunyi Tembakan Seperti Petasan

Elza Astari Retaduari - detikNews
Minggu, 22 Mar 2015 20:35 WIB
Saksi: Pembegal Rahmat Pakai Satria FU, Bunyi Tembakan Seperti Petasan
Jakarta - Empat orang membegal Mamat Surahmat (55) yang membawa uang ratusan juta saat hendak pulang dari tokonya di Pasar Ciracas, Jakarta Timur. Menurut saksi, para pembegal berboncengan dengan 2 motor, salah satunya adalah motor Suzuki Satria FU.

"Yang satu motornya Satria FU, yang satu nggak jelas merknya apa karena udah kabur duluan," ujar saksi mata, Mario saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, Jalan Raya Bogor KM 25, Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (22/3/2015).

Ketika kejadian, Sabtu (22/3) petang, Rahmat ditembak dan dibacok oleh komplotan pembegal. Mario hanya mendengar suara letusan dan tak melihat senjata yang digunakan pelaku atau siapa yang melontarkan timah panas ke tubuh juragan beras itu. Ia juga tak melihat tas Rahmat yang berisi uang dibawa pembegal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tau-tau ada suara jeder (letusan pistol), tapi nggak terlalu perhatian. Saya denger cuma sekali (letusan) tapi orang-orang denger 2 kali katanya. Kayaknya pistol deh, soalnya kalau senapan kan kelihatan. Ini nggak (kelihatan)," kata Mario.

"Saya cuma lihat pelaku bawa pisau sepanjang ini (sekitar 2 jengkal). Cepet banget kaburnya, nggak lihat kalau tasnya (yang diambil). Orang-orang nggak kepikiran ngejar juga karena kan ramai dan juga mungkin takut," sambung pedagang makanan ringan itu.

Saksi mata lainnya, D mengaku suara tembakan yang didengarnya seperti suara petasan. Ia juga hanya melihat motor pembegal yang paling belakang.

"Kejadian cepet banget saya ngelihat ada 4 pembegal mepetin pengendara RX King. Begalnya pakai kayak motor Satria gitu, tapi yang satu nggak tahu motornya apa soalnya udah duluan," tutur D di lokasi yang sama.

Ketika pembegalan terjadi, D yang merupakan petugas secure parkir sedang berada di posnya mengetik karcis parkir kendaraan yang masuk. Ia juga hanya mendengar satu kali suara tembakan.

"Saya sih denger suara 'dor' itu sekali. Abis itu udah ramai deh orang-orang dari Naga Swalayan pada keluar. Suara tembakan keluarnya kayak petasan doang, ceter (menirukan suara tembakan)," tutup D.

(ear/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads