Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus begal yang menewaskan juragan beras, Mamat Surahmat alias Haji Rahmat (55) di Ciracas, Jaktim, Sabtu (20/3) kemarin. Diduga kuat, para pelaku sudah membuntuti korban sejak keluar dari rumahnya di kawasan Cijantung, Jakarta Timur.
"Kemungkinan korban dibuntuti para pelaku," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono kepada wartawan di Tambun, Kabupaten Bekasi, Minggu (21/3/2015).
Saat ini, lanjut Kapolda, sudah dibentuk tim dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Timur untuk mengejar para pelaku. Diduga, pelaku komplotan yang sama dengan Kelompok Pekalongan yang sudah ditangkap 5 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Unggung, para pelaku modusnya memepet korban. Adapun, sasaran para pelaku seperti juragan beras dan pom bensin.
"Dia buntuti orang-orang yang jual beras, pom bensin juga," ungkapnya.
Sementara itu, Unggung menambahkan, pihaknya masih mendalami senjata api yang digunakan para pelaku. Namun diduga kuat, pelaku menggunakan senjata api rakitan.
"Selongsongnya tidak ditemukan," tutup Kapolda.
(mei/rvk)











































