"Besok pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan Ki Manteb Soedharsono," kata Ketua DPP Golkar kubu Agung, Leo Nababan, dalam jumpa pers di kantornya, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (22/3/2015). Ki Manteb biasa dijuluki Dalang Setan karena kepiawaiannya memainkan wayang.
"Dinamika 4 bulan di DPP Golkar, hampir finish permainan itu setelah hasil mahkamah partai yang posisinya final dan binding. Kita ucapkan syukur atas kemenangan di bawah Ketum Agung Laksono dan Sekjen Zainuddin Amali," ujar Leo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kubu Agung seolah tak peduli dan tetap mengklaim kemenangannya. Leo pun yakin Golkar bisa melaju di Pilkada tahun ini.
"34 DPD tingkat I karena merasa bergembira, ada kesyukuran bisa ikut Pilkada. Semua prahara berlalu," ujarnya.
Selain pagelaran wayang kulit, kubu Agung juga akan mengadakan ruwatan, pesta rakyat, serta santunan untuk anak yatim. Syukuran ini juga diselenggarakan bersamaan dengan ulang tahun Agung Laksono ke-66 di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat.
Pagelaran wayang kulit ini mengambil lakon 'Amarto Binangun' dengan dalang Ki Manteb Soedarsono. Dalang yang terkenal dengan iklan 'Pancen Oye' ini mengaku sudah menjadi dalang di acara-acara Golkar sejak lama.
"Besok lakon amarto binangun karena ingin capai sesuatu harus berani sengsara," ucap Ki Manteb yang juga hadir dalam jumpa pers ini.
(imk/nrl)











































