Membaca Peluang Hasto dan Puan untuk Jabat Sekjen PDIP

Jelang Kongres PDIP

Membaca Peluang Hasto dan Puan untuk Jabat Sekjen PDIP

- detikNews
Minggu, 22 Mar 2015 16:00 WIB
Membaca Peluang Hasto dan Puan untuk Jabat Sekjen PDIP
Puan didampingi Hasto
Jakarta - Posisi sekjen diprediksi akan menjadi ajang perebutan para elite PDIP setelah jabatan Ketum dipastikan tetap dipegang oleh Megawati Soekarnoputri. Akankah pos itu diisi oleh Plt Sekjen saat ini Hasto Kristiyanto atau putri Mega, Puan Maharani?

Saat ini, posisi sekjen memang masih lowong setelah Tjahjo Kumolo ditunjuk sebagai Mendagri. Hasto saat ini bukan merupakan pejabat definitif, melainkan hanya pelaksana tugas.

Loyalitas Hasto kepada PDIP dan ke Megawati pada khususnya, memang tidak perlu diragukan lagi. Namun, ada juga hal yang mengganjalnya yaitu tentang kasusnya dengan Abraham Samad.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hasto di beberapa bulan terakhir belum mampu jaga emosi, kita lihat konteks pribadinya dengan Samad. Itu bukan cuma mempersulit PDIP, tapi ke Jokowi juga," kata pengamat politik LIPI, Ikrar Nusa Bakti usai Pemaparan Hasil Survei Pakar & Opinion Leaders Seri II 'Menyongsong Kongres PDI Perjuangan: Regenerasi atau Degenerasi?' di Hotel Sofyan, Jakarta Pusat, Minggu (22/3/2015).

Di sisi lain, ada Puan Maharani. Sang 'putri mahkota' saat ini menjabat sebagai Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di kabinet Jokowi.

Jokowi memang melarang para menterinya menjadi pengurus partai. Hingga saat ini, Puan belum pernah memberikan jawaban pasti apakah akan meninggalkan posisinya sebagai Menko bila terpilih jadi pengurus PDIP.

"Jokowi tetapkan menteri tidak boleh jadi pengurus teras parpol. Apa prasyarat itu akan dilanggar, jadi pengecualian buat Puan. Jika benar begitu, berarti Jokowi benar-benar petugas partai," ucap Ikrar.

Selain persoalan jabatan, Puan juga dikritik terkait kepribadiannya. Ikrar menyarankan Puan lebih perhatian terhadap wong cilik karena sekarang terkesan ada jarak.

"Kalau terpilih, Puan harus kerja keras, lebih concern ke wong cilik. Sekarang kan tidak mau becek-becek, tidak mau pergi sendirian. Itu bukan tipe pemimpin yang baik," ujarnya.

Terkait potensi untuk menjadi pemimpin, Hasto dan Puan juga dinilai oleh 200 pakar. Hasilnya, Puan ada di posisi terendah dari 10 aspek.

Berikut adalah rata-rata penilaian 10 aspek dari 9 tokoh potensial caketum PDIP:



  • Joko Widodo: 7,68
  • Ganjar Pranowo: 7,41
  • Pramono Anung: 7,35
  • Maruarar Sirait: 7,03
  • Tjahjo Kumolo: 6,6
  • Hasto Kristianto: 6,52
  • Megawati Soekarnoputri 6,44
  • Prananda Prabowo: 5,93
  • Puan Maharani: 5,74




(imk/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini