Berdasarkan informasi dari berbagai sumber diduga ada masalah yang menyebabkan kualitas premium di terminal tersebut diragukan. Namun tak bisa dipastikan apakah karena tercampur solar atau bukan. Ada masalah kualitas premium, tapi tak pasti apa masalahnya.
Belum dipastikan apakah proses bongkar-muat sempat dilakukan di SPBU atau tidak. Namun beberapa SPBU di Sibolga masih khawatir dengan masalah ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Truk sudah kami tarik sebelum dibongkar di SPBU sehingga tidak merugikan konsumen. Adapun pasokan ke masyarakat tetap terjamin," kata Brasto saat dihubungi di Medan, Sabtu (21/3/2015).
Dijelaskan Brasto, kejadian tersebut pada Jumat (20/3). Pertamina tetap menjamin pasokan BBM ke masyarakat tetap aman.
"Masyarakat tidak perlu khawatir karena truk ditarik sebelum bongkar di SPBU. Pertamina menyiagakan Terminal BBM Sibolga dua puluh empat jam, sehingga pasokan masyarakat terjamin," kata Brasto.
(gah/gah)











































