"Itu hal yang normal terjadi di masa transisi, saat ini masih musim penghujan tapi mau berakhir dan identik ditandai dengan peralihan," kata Kepala Sub bidang Informasi BMKG, Hari Tirto, saat dihubungi, Sabtu (21/3/2015).
"Artinya hujan tidak setiap hari lagi dan tidak kontinyu," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pagi cerah,siang ada pertumbuhan awan itu, namanya Cb. Hujan lebat disertai petir dan deras waktunya kurang dari 3 jam. Anginnya kencang, tidak akan lama kurang dari 10 menit, hujannya tidak merata," ujar Hari.
Musim peralihan ini diprediksi terjadi di Jabodetabek selama Maret-April. Hari mengharapkan warga Jakarta dan sekitarnya menjaga kondisi badan karena dalam satu hari suhu di Jakarta bisa dari terik berubah menjadi hujan dingin dalam waktu cukup singkat.
"Jaga kondisi karena ada perubahan panas ke dingin, masyarakat diharapkan mengantisipasi hal itu. Waspada dengan hujan-hujan singkat," ucap Hari.
(slm/vid)











































