Pengendara dari Tendean diarahkan melalui Jalan Wijaya 1-Santa-Ciranjang-Jalan Wolter Monginsidi. Sedangkan sebaliknya dari arah Ciledug bisa memalui Jalan Joglo-Swadama-Supeno menuju Jalan Gatot Subroto.
"Bagi para pengendara bisa melalui jalan alternatif supaya tidak terjebak kemacetan panjang," ujar Kasudin Perhubungan Jakarta Selatan, Priyanto, dikutip dari situs resmi pemprov DKI, Sabtu (21/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maklum adanya saja, karena sebagian dipakai untuk area kerja dan alat berat," kata Priyanto.
Rekayasa jalan ini sudah melakukan koordinasi dengan pelaksana proyek dan kepolisian untuk merekayasa jalur tersebut. Selain itu, pelaksana proyek diminta melakukan sosialisasi melalui spanduk yang akan dipasang pada 30 titik strategis.
"Sebelum pengguna masuk Jalan Tendean bisa baca jadi melalui jalur lain," katanya.
Selain rekayasa jalan, 10 personel Sudin Perhubungan Jaksel disiapkan seperti di Kebayoran Lama, Taman Puring, Wolter Monginsidi hingga Tendean. Jumlah tersebut belum termasuk tambahan personel dari Polres Jakarta Selatan yang sudah dikoordinasikan sebelumnya.
Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) mengatakan proyek ini diperkirakan kelar tahun 2017. Saat ini, para pekerja mulai melakukan pengeboran di beberapa lokasi jalan di Jl Raya Ciledug dan juga Mampang.
(nik/gah)











































