Salah satu titik banjir yakni kolong Semanggi arah Blok M. Banjir setinggi sekitar 30 Cm itu menutup akses jalan dari Jl Gatot Subroto dan Jl Jenderal Sudirman menuju ke Blok M. Sementara akses dari Jl Gatot Subroto ke Blok M via Polda Metro Jaya, ditutup.
Petugas polisi lalulintas pun melakukan dikresi. Polisi memberikan aba-aba agar para pengemudi memasuki jalur cepat, termasuk sepeda motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikcom, Jumat (20/3/2015) sekitar pukul 20.30 WIB tadi, banjir tidak hanya menggenangi kolong Semanggi. Di depan Markas Polda Metro Jaya, banjir setinggi sekitar 15 cm menggenangi ruas jalan seluas 10 meter hingga depan halte Polda.
Banjir juga terjadi di Jl Kapten Tendean, sekitar 20 meter sebelum Flyover yang mengarah ke Pancoran. Ketinggian banjir di lokasi tersebut mencapai 40 cm.
Kendaraan harus melaju pelan-pelan. Akibatnya, kemacetan pun juga terjadi di ruas Jalan Kapten Tendean ini. Apalagi, ruas jalan mengalami penyempitan akibat proyek pembangunan jalan layang TransJ di sepanjang ruas jalan tersebut.
Di Jalan Pejaten, banjir juga meluap seluas 10 meter dengan ketinggian sekitar 25 Cm. Akibat banjir ini, sejumlah pemotor memutar balik kendaraannya karena takut mogok. Banjir juga terjadi di Jl Pasarminggu Raya, sekitar 20 meter sebelum underpass yang mengarah ke Lenteng Agung.
(mei/jor)










































