AirAsia Puji Indonesia yang Hapus Visa Bagi Wisatawan dari 30 Negara

AirAsia Puji Indonesia yang Hapus Visa Bagi Wisatawan dari 30 Negara

- detikNews
Jumat, 20 Mar 2015 19:22 WIB
AirAsia Puji Indonesia yang Hapus Visa Bagi Wisatawan dari 30 Negara
Jakarta - AirAsia, sebagai salah satu maskapai besar di dunia menyambut baik langkah Pemerintah Indonesia yang menghapus visa bagi wisatawan dari 30 negara. AirAsia menilai langkah itu akan berimbas positif pada dunia pariwisata Indonesia.

"Kami menyambut baik kebijakan pemerintah Indonesia untuk menambah negara-negara yang termasuk ke dalam daftar pembebasan visa seperti Cina, Jepang dan Korea Selatan. Konektivitas yang dimiliki AirAsia dari dan ke Cina ditambah dengan kebijakan baru ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi Indonesia," CEO Grup AirAsia Tony Fernandes, Jumat (20/3/2015).

Tony menilai, kebijakan itu akan membawa manfaat ekonomi dari pertumbuhan sektor pariwisata. Hal tersebut juga berpotensi meningkatkan sektor perekonomian, investasi, dan terciptanya lapangan pekerjaan di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kebijakan tersebut juga akan memuluskan upaya pemerintah Indonesia untuk mencapai target kunjungan 11 juta wisatawan mancanegara pada 2015. Selamat kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Abdul Djalil atas diimplementasikannya kebijakan proaktif dan tepat ini," jelas Tony.

"AirAsia berkomitmen untuk selalu ikut dalam upaya memajukan pariwisata Indonesia diantaranya dengan secara berkelanjutan menghadirkan penerbangan sehemat mungkin dengan konektivitas terbaik sehingga membuat siapapun dapat merasakan pengalaman berkunjung ke Indonesia," tambah dia.

AirAsia pun telah menjadi maskapai pelopor yang menawarkan rute-rute unik ke Indonesia yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya seperti Kuala Lumpur – Bandung. AirAsia saat ini menjadi satu-satunya maskapai yang melayani rute berikut: Kuala Lumpur – Lombok, Kuala Lumpur – Solo, Kuala Lumpur – Makassar, Kuala Lumpur – Padang, Kuala Lumpur – Semarang, Kuala Lumpur – Pontianak, Kuala Lumpur – Pekanbaru, Kota Kinabalu – Jakarta, Kota Kinabalu – Denpasar, Phuket – Jakarta, Penang – Jakarta, Bangkok – Medan, Johor Bahru – Surabaya, Penang – Surabaya dan Solo – Singapura.

Sampai dengan saat ini, Grup AirAsia telah melayani sebanyak 517 penerbangan dari dan menuju 16 destinasi di Indonesia. Adapun sejak 2014, AirASia telah mengangkut sebanyak 41.8 juta penumpang dari dan menuju Indonesia, dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 35% per tahun.

Pada Oktober tahun lalu, Grup AirAsia juga meluncurkan Indonesia AirAsia X yang bertujuan untuk mengenalkan Indonesia kepada lebih banyak wisatawan mancanegara. Indonesia AirAsia X merupakan maskapai penerbangan jarak jauh berbiaya hemat satu-satunya di Indonesia yang saat ini melayani 2 rute penerbangan langsung dari Bali ke Taipei dan Melbourne.

"Dengan kebijakan visa terbaru ini, Indonesia AirAsia X tentunya akan mempercepat ekspansi ke beragam destinasi menarik. Kami saat ini sedang melalukan penjajakan dalam melayani penerbangan langsung ke sejumlah destinasi di Cina, Jepang dan Korea Selatan," timpal Presiden Direktur Indonesia AirAsia X, Dendy Kurniawan.

Sementara Presiden Direktur AirAsia Indonesia Sunu Widyantoro mengatakan, sejak 2010, AirAsia Indonesia telah menguasai penerbangan rute internasional di Indonesia dengan pangsa pasar lebih dari 40%.

"Jumlah penumpang internasional kami pun telah tumbuh dari 1.9 juta selama tahun 2010 menjadi 4.3 juta di tahun 2014. Hal ini mengukuhkan komitmen kami dalam meningkatkan pariwisata Indonesia dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi," jelas Sunu.

Sunu menambahkan, AirAsia menawarkan konektivitas luas yang memungkinkan penumpang dapat terbang dengan nyaman menuju Indonesia dari berbagai destinasi internasional.

"Sebagai contoh, penumpang kami dapat terbang dari Seoul ke Bali melalui Kuala Lumpur. Selain itu, penumpang kami pun dapat terbang langsung dari Melbourne dan Taipei ke Bali menggunakan afiliasi maskapai yang melayani penerbangan jarak jauh, Indonesia AirAsia X. Kami terpacu untuk terus mempromosikan Indonesia ke dunia," tutup dia.

(ndr/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads