"Siapa yang bilang? itu usulannya dari Desember lalu. Tim Penilai Akhir (TPA)nya sudah 2 minggu. Usulan itu sudah kira-kira Desember dimasukin. Wajarlah saya yang ganti dulu supaya rotasi kerja. TPAnya sudah 2 minggu lalu. Nggak ada kaitannya dengan Golkar," kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakpus, Jumat (20/3/2015).
Ia mengatakan rencana rotasi ini sudah diajukan sejak Desember tahun lalu. Namun, ada beberapa proses birokrasi yang harus diselesaikan sehingga pelantikannya baru bisa dilaksanakan hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kembalikan Bu Tuti supaya dia kembali ke habitatnya. Mengapa? Beliau professor, saya mau beliau mengurus Badan Pengembangan Sumber Daya Manusianya KumHAM. Di situ ada lembaga training untuk staf-staf saya. Prof Tuti pas di situ," sambungnya.
Selain Tuti ada 4 pejabat eselon I yang dimutasi hari ini. Pelantikannya pun dilakukan tertutup. Yasonna tak menjelaskan secara rinci alasan pelantikan itu dilakukan secara tertutup. Namun sebelumnya Karo Humas Kemenkum HAM, Ferdinan Siagian menjalskan acara dilakukan tertutup berdasarkan prosedur tetap (protap) yang telah keluar.
"Enggak tahu juga kenapa tapi protapnya sudah begitu," kata Ferdinan.
(bil/ndr)











































