Massa yang berdemo itu berasal dari Jaringan Aksi Pro Demokrasi Sulawesi Selatan. Mereka menggelar aksi di sekitar Jalan Urip Sumoharjo, Jumat (20/3/2015) sore, sembari membawa spanduk bertuliskan Tolak Imperialisme di Indonesia dan Tolak Kedatangan Dubes Amerika ke Makassar.
Dalam orasinya, mereka menyatakan menolak rencana kunjungan Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Robert Blake ke Makassar. Mereka juga menolak kegiatan peringatan Independence Day ke-239 yang akan digelar Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Anjungan Pantai Losari, Makassar, akhir Mei mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tuntutan kami jelas, tolak kedatangan Dubes AS dengan segala kegiatannya dan meminta pemerintah Indonesia memutuskan kontrak kerjasamanya dengan AS yang telah mengeksploitasi alam Indonesia selama puluhan tahun," pungkas Guido.
Polisi yang berasal dari Polsek Panakukang mulai bertindak ketika para mahasiswa mencoba menahan truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tengah melintas. Rencananya truk itu akan dijadikan mimbar orasi.
Dipimpin Wakapolsek Panakukang AKP Agus, petugas langsung mendorong dan menarik para mahasiswa pengunjuk rasa hingga ke trotoar. Meski demikian tidak ada mahasiswa yang diamankan dalam peristiwa ini.
(mna/rul)











































