Nyatakan Sikap, Mahasiswa dan Alumni UI akan Kirim Surat Terbuka ke Istana

Nyatakan Sikap, Mahasiswa dan Alumni UI akan Kirim Surat Terbuka ke Istana

- detikNews
Jumat, 20 Mar 2015 17:42 WIB
Nyatakan Sikap, Mahasiswa dan Alumni UI akan Kirim Surat Terbuka ke Istana
Jakarta - Mahasiswa dan Ikatan Alumni (Iluni) Universitas Indonesia menggelar gerakan anti korupsi yang dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Abraham Samad. Seratusan orang ini lalu mengumpulkan surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo.

"Kita akan kirim surat ini ke istana," ungkap Ketua BEM UI Andi Aulia Rahman saat berorasi di Gedung UI, Salemba, Jakpus, Jumat (20/3/2015).

Mewakili mahasiswa UI dan Iluni serta perwakilan dari perguruan tinggi lainnya, Andi pun membacakan tuntutan kepada Jokowi-JK. Sebanyak 4 tuntutan yang dibacakan bertajuk Catur Cita UI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perkuat KPK sebagai lembaga pembawa gerbong rezim anti korupsi, reformasi Polri dan lembaga peradilan demi terwujudnya institusi yang bebas KKN, bersihkan demokrasi dari oligarki, dan turunkan harga dengan memberantas mafia," kata Andi di hadapan para peserta aksi.

Menurut perwakilan Iluni UI, Heru Cokro, KKN yang dahulu menjadi musuh bersama dan harus diberantas sebagai amanat reformasi, kini malah dipraktekkan dan tumbuh kembali menggerogoti pemerintahan Jokowi-JK.

"Berantas korupsi sampai ke akar-akarnya tanpa pandang bulu dan tebang pilih," tutur Heru yang ikut berorasi.

Beberapa perwakilan dari perguruan tinggi lainnya juga ikut menyuarakan untuk gerakan pemberantasan korupsi. Mereka dari Trisakti, Jayabaya, ITS, ITB, IPB, dan beberapa perguruan tinggi lainnya.

"Kami dari Trisakti mendukung gerakan anti korupsi. Kami menyatakan kesiapan dan kebulatan tekad membasmi korupsi. Indonesia yang bersih dari mafia-mafia koruptor. Untuk saat ini kita fokus untuk bangkit agar Indonesia bersih dari korupsi," tukas Melani sebagai alumni mewakili Trisakti.

Acara gerakan anti korupsi yang digelar UI ini dihadiri oleh Abraham Samad, Denny Indrayana, dan Imam Prasodjo. Budayawan Butet Kertaradjasa dan penyair Taufik Ismail ikut berpartisipasi dalam acara ini.

(ear/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads