"Perasaan saya biasa-biasa saja dengar penjelasan Bang Yorrys saya akan digeser dari posisi pimpinan Komisi I. Itu risiko politik, tidak ada yang perlu diperdebatkan," kata Tantowi Yahya kepada detikcom, Jumat (20/3/2015).
Yorrys menyebut ada beberapa nama loyalis Ketum Golkar hasil Munas Bali Aburizal Bakrie yang bakal digusur dari posisinya di DPR. Antara lain Ketua Fraksi Ade Komaruddin, Sekretaris Fraksi Bambang Soesatyo, sampai pimpinan Komisi I DPR Tantowi Yahya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai jubir, saya harus meng-counter apabila ada berita yang tidak benar. Justru salah kalau saya diam saja. Tugas pokok jubir itu menjelaskan apa adanya, tanpa bumbu-bumbu apalagi opini pribadi. Itulah yang saya lakukan," kata penyuka musik country ini.
"Memang mengatakan kebenaran itu bagi pihak yang berseberangan terdengar menyakitkan," imbuh mantan pemandu acara TV 'Who Wants to be a Millionaire' ini.
Kalau kepengurusan Agung Laksono kelak dinyatakan sah berdasarkan kekuatan hukum yang tetap, imbuh Tantowi, dirinya tak mempersoalkan kalau ada perombakan.
"Silakan diatur mau seperti apa kepengurusan Fraksi Partai Golkar serta Komisi dan Alat Kelengkapan Dewan. Karena itu memang wewenang DPP. Kita tunduk dan patuh pada pimpinan. Bagi saya jadi pimpinan atau tidak, biasa saja," tandasnya.
(van/nrl)











































