"Kalau mereka bisa akur ya syukur. Kalau nggak ya mau bikin partai baru juga nggak apa," kata Sarwono di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2015).
"Kalau (karena perselisihan) Golkar berjaya lagi ya syukur, karena saya orang Golkar. Tapi kalau jatuh juga saya nggak mikir. Soalnya sudah banyak Golkar baru kan? Itu Hanura, NasDem, Gerindra," ujar Sekjen Golkar periode 1983-1988 ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka orang dewasa, sudah tahu apa konsekuensi perbuatannya. Ngotot mau berantem toh mereka sudah tahu. Ya memang begitu kok. Artinya, dengan adanya kesempatan buat partai baru, itu partai yang lama betul-betul di tangan mereka sendiri. Jadi terserah mereka mau ngapain," tutup Sarwono.
(vid/trq)











































