"Saya ini kan dituduh macem-macem. Saya kan sudah nonaktif, kalau saya terus muncul nanti orang ngira saya mau comeback," ujar Samad yang hadir dalam acara Gerakan Anti Korupsi di Universitas Indonesia, Salemba, Jakpus, Jumat (20/3/2015).
Samad mengaku saat ini lebih banyak berada di Makassar. Ia banyak menghabiskan waktunya bersama keluarganya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alumni Unhas Makassar ini mengaku ikhlas dengan kasus yang sedang melandanya. Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemalsuan dokumen yang melibatkan seorang perempuan bernama Feriyana Liem.
"Saya bukan malaikat tapi kita tidak sebejat yang dituduhkan. Itu kan keliatan semua mncul setelah tersangka. Kalau saya punya kasus sebagai warga negara yang baik, kita harus taat dan patuh. Kita ikhlas," tandasnya.
Samad ditetapkan sebagai tersangka setelah Bambang Widjojanto yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Pilkada Kotawaringin Barat. Keduanya pun dinonaktifkan oleh Presiden Joko Widodo. Posisi Samad kini diisi oleh Taufiequrrachman Ruki sebagai Plt Ketua KPK.
"Baik, Pak Ruki orang yang baik," tutup Samad.
(ear/aan)











































