"Saya mendengar kapolri sudah mengirimkan tim ke sana untuk memeriksa proses penyidikan ke Polres Nias dan saya percaya Kejagung yang sudah mengirimkan tim melihat juga berapa kali ada keanehan. KY juga sudah bekerja," ujar Laoly setelah acara pelantikan eselon satu Kemenkum HAM di Gedung Graha Pengayoman, Kamis (20/3/2015).
Laoly juga mengatakan, pihaknya juga akan memberikan bantuan dalam proses hukum selanjutnya. Dirinya juga mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak Kontras.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk masalah akta baptis yang dipalsukan, Laoly mengaku sudah mengirimkan staff khusus untuk mengecek hal tersebut. "Saya juga sudah menunjuk staff khusus untuk menemui keluarga untuk meminta akta baptis asli," tutupnya.
(spt/ndr)











































