"Yang jadi pemenangnya adalah penguasa yang berdasarkan hukum," kata Leo saat dihubungi, Jumat (20/3/2015).
Yusril mengkritik pemerintah yang dinilainya mengintervensi konflik Golkar. Dia bahkan menilai pemerintah melangkahi hukum demi memenangkan kubu Agung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Leo berharap kubu Ical segera legowo menerima kenyataan kepengurusan Agung diakui oleh pemerintah. Pengakuan akan mempercepat persatuan Golkar. "Di situlah jiwa sportifitas," ujarnya.
Yusril mengkritik sikap pemerintah di konflik Golkar. Menurut Yusril, pemerintah terlalu memihak kubu Agung.
"Yang manakah yang lebih kuat di negara ini: hukum atau kekuasaan. Mari kita sama-sama menyaksikannya dalam suatu pertarungan hukum yang fair, adil dan tidak memihak. Sejarah akan mencatatnya," ujar Yusril lewat pernyataan tertulis, Jumat (20/3) hari ini.
(trq/van)











































