"Anaknya meninggal karena pukulan ibunya. Mungkin dia (pelaku) kesal pada anaknya yang masih kecil," kata Kapolres Nagan Raya, AKBP Agus Adrianto, saat dihubungi detikcom dari Banda Aceh, Jumat (20/3/2015).
Kasus pembunuhan bocah laki-laki berusia 3 tahun ini terjadi pada Rabu (19/03/2015), sekitar Pukul 13.00 WIB. Korban meninggal dunia saat dibawa ke Rumah Sakit Zaini Abidin, Banda Aceh untuk mendapatkan perawatan. Korban mengalami luka serius di bagian kepala.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena kesal mendapat pertanyaan tersebut, pelaku kemudian memukul anaknya berkali-kali hingga akhirnya tewas. Polisi hingga kini belum mengetahui motif penganiayaan tersebut.
"Kami tidak mau berspekulasi soal itu. Setelah kita periksa pelaku baru kita tahu penyebabnya," jelas Kapolres.
Usai penganiayaan terjadi, pelaku kemudian diamankan pihak Polres Nagan Raya. Polisi kemudian menitipkan pelaku ke Rumah Sakit Jiwa Meulaboh untuk diperiksa kejiwaannya.
"Pelaku masih kita periksa kejiwaannya. Nanti baru kita tahu apakah ia mengalami gangguan jiwa atau tidak," jelas Kapolres.
Sementara itu, Kepala Ruangan Rumah Sakit Jiwa Meulaboh Aceh Barat, Yumita, mengatakan, berdasarkan pengakuannya, pelaku tega membunuh anak kandungnya sendiri lantaran kesal dengan tingkah suaminya yang jarang pulang ke rumah. Pelaku mengaku khilaf telah membunuh buah hatinya.
"Ia mengaku jengkel dengan ulah suaminya yang jarang berada di rumah. Kita masih periksa kejiwaannya," kata Yumita kepada wartawan.
(rul/try)











































