"Yakin tidak ada deadlock. Kalau forum peserta tidak bisa ambil mufakat, maka diambil oleh pimpinan sidang yaitu DPP, DPP akan memutuskan hari ini juga. DPP memutuskan dari tiga nama itu. Dan urutan satu itu sebenarnya yang terbaik," kata Komaruddin.
Komaruddin menyampaikan ini di arena Konferda yang digelar di Hotel Swiss Bell, Merauke Papua, Jumat (20/3/2015). Acara ini dihadiri 27 perwakilan DPC PDIP Provinsi Papua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada ruang untuk voting. Tiga orang itu musyawarah. Kan prosesnya itu sudah dari bawah, penjaringan dulu dari bawah usul sekian orang, lalu yang diusul ini harus diuji kemampuan kepemimpinannya, dua hal, pengetahuan kepartaian dan psikotes. Dari situ diambil tiga terbaik," ujar Ketua DPP PDIP Bidang Otonomi Daerah itu.
Lalu, tiga orang yang terpilih itu nantinya akan diberi kesempatan untuk bermusyawarah. Jika musyawarah nggak mencapai mufakat, maka akan diberi tambahan waktu.
"Kalau nggak ada jalan keluar maka diserahkan ke peserta yang menentukan, harus juga musyawarah mufakat. Kalau tidak dapat mufakat juga, maka DPP akan memutuskan," pungkasnya.
(idh/mok)











































