"Desember lalu sudah dikirimkan suratnya ke Presiden tapi karena (ada) UU Aparatur Sipil Negara, jadi terlambat. Jadi tidak ada (terkait Golkar). Semua diganti," kata Yasonna kepada wartawan di Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Jumat (20/32/2015).
Yasonna mengaku menempatkan Harkristuti Harkrisnowo ke posisi yang lebih baik. "Ibu (Harkristuti adalah) profesor, dosen, akademisi, khusus saya tugaskan beliau pimpin SDM," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tengah isu Menkum HAM bakal mengeluarkan SK untuk Golkar kubu Agung Laksono, Dirjen AHU Prof Dr Harkristuti Harkrisnowo dirotasi. Sempat muncul isu apakah pencopotan ini terkait dengan panasnya suhu politik partai beringin.
Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Harkristuti juga membantah. "Ini memang rotasi eselon 1. Menteri menginginkan penyegaran," ujar ahli hukum pidana itu saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (20/30/2015).
(van/nrl)










































