Alasan Samad datang ke Aksi UI di Salemba: Ini Positif untuk Gerakan Antikorupsi

Alasan Samad datang ke Aksi UI di Salemba: Ini Positif untuk Gerakan Antikorupsi

- detikNews
Jumat, 20 Mar 2015 15:01 WIB
Alasan Samad datang ke Aksi UI di Salemba: Ini Positif untuk Gerakan Antikorupsi
Jakarta - Mahasiswa dan alumni Universitas Indonesia (UI) menggelar aksi gerakan anti korupsi. Ketua KPK non aktif Abraham Samad hadir dalam acara ini dan rencananya Bambang Widjojanto juga akan datang menyusul.

Sekitar seratusan mahasiswa dan alumni berkumpul di kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2014) dalam acara bertajuk 'Rapat Akbar UI dan Lintas Alumni Perguruan Tinggi Gerakan Anti Korupsi'. Secara bergantian orator naik ke atas panggung untuk memberikan orasinya.

"Kami memberi support. Positif ini kan, saya mendorong kegiatan sosial, kepedulian mahasiswa terhadap gerakan anti korupsi. Saya diundang datang ke sini," ujar Samad saat dikonfirmasi mengenai kedatangannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Samad yang mengenakan baju koko dan kopiah putih mengatakan bahwa Wakil KPK non aktif Bambang Widjojanto juga akan hadir dalam acara ini. Termasuk sejumlah rekan-rekannya dari KPK.

"BW juga mau ke sini, lagi di jalan, kami janjian hati. Teman-teman dari kantor juga (mau datang) tapi nggak tahu siapa aja. Yang pasti BW datang," kata Samad.

Kegiatan UI ini juga mengundang sejumlah perwakilan mahasiswa dari Perguruan Tinggi lain. Mengenakan jas almamater kuning, para mahasiswa dan alumni tampak semangat mengikuti aksi gerakan anti korupsi ini.

BEM se-UI dalam aksinya menyatakan sikap untuk melawan koruptor dan segala bentuk agenda pemberantasan korupsi. Mereka juga mengajukan 4 tuntutan kepada Jokowi-JK yang disebut sebagai Catur Cita UI.

"Perkuat KPK sebagai lembaga pembawa gerbong rezim anti korupsi, reformasi Polri dan lembaga peradilan demi terwujudnya institusi yang bebas KKN, bersihkan demokrasi dari oligarki, dan turunkan harga dengan memberantas mafia," ungkap Ketua BEM UI Andi Aulia Rahman.

"Kami menyerukan kepada seluruh elemen bangsa Indonesia agar turut melakukan gerakan yang sama di setiap daerah untuk mewujudkan amanat reformasi yang mulia ini," pungkasnya.

(ear/ndr)


Berita Terkait