"(Presiden) akan bertemu Presiden Xi Jinping dan Perdana Menteri Tiongkok dan Ketua Elite Partai," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Armanatha Nasir kepada wartawan di kantornya, Jumat (20/3/2015).
Presiden menurut Armanatha juga akan bertemu para pengusaha Cina dan akan berbicara di forum bisnis di Beijing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Armanatha, Cina merupakan mitra strategis Indonesia, khususnya dalam 11 tahun terakhir. Pada tahun 2014 Cina adalah mitra dagang terbesar di Indonesia dengan nilai mencapai US $ 48 miliar. Nilai investasinya juga menjadi nomor 8 terbesar di Indonesia.
Di bidang pariwisata, jumlah wisatawan Cina tercatat sebagai nomor 4 terbesar di Indonesia yakni sebanyak 888 ribu orang pada tahun 2014.
Intinya, kata Armanatha, dalam kunjungan ke Cina kali ini yang akan ditekankan adalah kedua negara merupakan mitra penting.
"Indonesia siap untuk menerima dan membuka pasarnya dalam ekonomi dengan para pengusaha-pengusaha dari Jepang dan Tiongkok," kata pria yang akrab disapa Tata itu.
(erd/van)











































