"Masyarakat dapat ikut langsung melihat proses pencetakan naskah dan perkembangan data terbaru sehingga masyarakat dapat berperan aktif pada jalannya proses ujian UN," ujar Anies dalam jumpa pers di gedung Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (20/3/2015).
Anies mengatakan proses pencetakan dan pengiriman soal UN dapat dipantau melalui website kemendiknas.go.id. Di web tersebut, publik dapat memantau langsung jumlah soal UN yang telah terdistribusi ke berbagai wilayah di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai contoh, pencetakan soal UN dipantau dengan CCTV. Ada 17 percetakan yang ditugasi untuk mencetak soal ujian UN. Setiap jam, data akan ter-update dengan operator yang berada di Kemendikbud. Petugas monitoring yang berada di Kemendikbud juga akan mengevaluasi secara langsung pencetakan dan distribusi soal sehingga ketika timbul potensi masalah di lapangan dapat segera diperbaiki.
Hingga update Kamis (19/3/) malam, presentase naskah soal UN untuk SMU yang siap terkirim 89 persen. 11 Persen sisanya sedang dalam proses pencetakan, sedangkan untuk soal SMK 97 persen yang telah siap dikirimkan.
"Untuk naskah reguler Kemendikbud juga mencetak UN model braile bagi siswa yang berkebutuhan khusus, sudah selesai 100 persen dan siap untuk siswa SMA dan SMP. Kemendikbud juga menyiapkan CD untuk speaking dan listening sudah selesai 100 persen yang nanti pengirimannya bersamaan dengan cetak kertas," terang Anies.
(mrp/nrl)











































