"Islah itu terjadi kalau kedua belah pihak yang bertikai duduk bersama dan menyepakati banyak hal yang selama ini disengketakan. Bergabungnya puluhan kader yang sesungguhnya tidak duduk di kepengurusan DPP hasil Munas Bali tidak bisa disebut islah," kata Ketua DPP Golkar hasil Munas Bali, Tantowi Yahya, kepada detikcom, Jumat (20/3/2015).
Tantowi menyebut sejumlah orang yang merapat ke kubu Agung memang sejak awal posisinya tak jelas. Dia menegaskan tak ada loyalis Ical di pengurus hasil Munas Bali yang loncat ke seberang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ical pun terus menggelar rapat-rapat konsolidasi. Bagi Tantowi dan loyalis Ical, perjuangan belum berakhir.
"Kami rutin rapat bahas beberapa hal penting seperti persiapan Pilkada, Musda, konsolidasi dll. Janganlah menyebut sudah terjadi islah dengan bergabungnya puluhan kader Golkar yang dianggap pro ARB. Itu nggak benar," tegas Tantowi.
(van/try)











































