Raja Abdullah II menanggapi positif undangan tersebut dan mengungkapkan keinginannya untuk hadir. Namun kepastian kehadiran sang Raja masih menunggu konfirmasi dari pihak protokol Kerajaan.
Hal tersebut disampaikan oleh Raja Abdullah II kepada Alwi Shihab dalam pertemuan di Istana Hussainiya, Amman, Yordania, seperti dikutip dari keterangan pers Kemlu, Rabu (18/03). Dalam pertemuan tersebut, keduanya mendiskusikan berbagai isu penting di kawasan yang menjadi perhatian bersama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara khusus, Raja Yordania memandang bahwa organisasi Islam di Indonesia seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah merupakan aset berharga yang telah banyak berkontribusi dalam mengembangkan pemahaman dan gerakan Islam yang damai dan manfaat.
Sebelum bertemu dengan Raja Yordania, Alwi Shihab telah bertemu dan menyampaikan undangan Presiden RI kepada Kepala Negara/Pemerintahan dari Arab Saudi, Qatar, dan Iran. Dari Yordania, perjalanan dilanjutkan ke Mesir dan Persatuan Emirat Arab.
(kff/ndr)











































