"Jeruk, pisang, gitu lho yo. Yang agak kecut-kecut begitu lho, biar melek. Ngerti yo? Pakai anggaranku," pesan Djarot ke salah seorang stafnya saat keluar dari Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2015) malam.
Sesampainya di arena input e budgeting, yakni di Ruang Pola Bappeda, di sebelah Balai Kota. Djarot langsung memantau layar-layar yang menampilkan proses input e-budgeting. Ada Sekretaris Daerah DKI Saefullah dan Kepala Bappeda DKI Tuti Kusumawati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suasana di arena input e budgeting masih ramai oleh sekitar 70 orang Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI. Djarot menyatakan proses input sudah mencapai 90 persen.
"Tapi yang 10 persen sisanya ini berat-berat, ada masalah kesehatan, kebersihan. Tapi kalau soal pendidikan sudah beres," kata Djarot.
Mengingat sisa input e budgeting adalah pokok persoalan yang berat, Djarot meramalkan proses ini bakal sampai melewati tengah malam. Namun dia tak bisa memastikan berapa jam lagi proses ini bakal rampung.
"Kok jam-jaman sih? Emang ojek," celetuknya santai. Selanjutnya, Djarot menuju Ruang Bappeda disusul Saefullah.
(dnu/mpr)











































