Rouf Ditangkap KPK, Fuad Amin Panik Minta Taufiq Ganti Nomor HP

Sidang Suap Fuad Amin

Rouf Ditangkap KPK, Fuad Amin Panik Minta Taufiq Ganti Nomor HP

- detikNews
Kamis, 19 Mar 2015 20:06 WIB
Rouf Ditangkap KPK, Fuad Amin Panik Minta Taufiq Ganti Nomor HP
Jakarta - Mantan Bupati Bangkalan, Fuad Amin langsung panik mendengar kabar penangkapan Abdur Rouf dan Sudarmono ajudan Direktur PT Media Karya Sentosa (MKS), Antonius Bambang Djatmiko. Fuad langsung menelepon Taufiq Hidayat yang memang ditugaskan untuk menampung duit pemberian Antonius Bambang.

Petugas KPK menangkap Abdur Rouf di Gedung AKA, Mampang Prapatan, Jaksel, pada 1 Desember 2014. Saat itu Rouf menerima duit dari Antonius Bambang sebesar Rp 700 juta melalui ajudan Bambang, Sudarmono. Duit rencananya akan diserahkan Rouf ke Taufiq Hidayat sesuai pesanan Fuad Amin.

Namun belum sampai duit berpindah tangan ke Taufiq, Rouf dicokok petugas KPK. Kabar penangkapan ini sampai ke telinga Taufiq dari istri muda Fuad, Siti Masnuri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pagi itu dikasih kerjaan dari Fuad Amin untuk bangun tembok, saya disuruh belanja besi. Di dalam perjalanan saya ditelepon sama Siti Masnuri bahwa Bang Rouf ditangkap KPK," ujar Taufiq Hidayat yang menyebut dirinya pegawai Fuad Amin saat bersaksi untuk Antonius Bambang terdakwa penyuapan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (19/3/2015).

Beberapa saat kemudian, telepon genggam Taufiq juga mendapat panggilan dari Abdur Rouf menanyakan keberadannya. "Setelah itu saya bingung mau kesana kesini bingung. Pak Fuad telepon lagi ke saya suruh ganti nomer HP Flexi," tuturnya.

Taufiq lantas memilih 'kabur' ke Bandung karena mengetahui Rouf ditangkap petugas KPK. "Pas saya sampai di Bandung ternyata ada petugas KPK di Bandung. Saya disarankan sama istri menyerahkan diri," ujar Taufiq.

Rouf yang juga bersaksi dalam persidangan, mengatakan dirinya memang dibawa ke kediaman Fuad Amin di Cipinang Cempedak, Jakarta Timur untuk mencari Taufiq bersama petugas KPK. "Taufiq tidak ada di situ, kemudian saya pergi ke Bandung dengan petugas KPK untuk mengejar Taufiq," ujar Rouf.

Antonius Bambang didakwa bersama-sama petinggi perusahaannya menyuap Fuad Amin. Total duit suap yang diberikan mencapai Rp 18,850 miliar.

(fdn/mpr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini