Bertemu Ical di Kemang, Agung: Islah Boleh Saja, Tapi Kita yang Pimpin

Bertemu Ical di Kemang, Agung: Islah Boleh Saja, Tapi Kita yang Pimpin

- detikNews
Kamis, 19 Mar 2015 19:02 WIB
Bertemu Ical di Kemang, Agung: Islah Boleh Saja, Tapi Kita yang Pimpin
Jakarta - Dua ketua umum Golkar dari kubu berbeda, Agung Laksono dan Aburizal Bakrie, bertemu tak sengaja di acara ulang tahun sahabat mereka di Kemang, Jaksel, semalam. Rupanya pertemuan itu belum jadi benih islah kedua kubu.

Agung menuturkan dirinya kebetulan bertemu Ical di acara ulang tahun temannya yang bernama Adi Warsita, Agung yang kemudian didaulat duduk bersebelahan dengan Ical itu pun menurut saja. Saat ditanya apakah ada pembicaraan islah kedua kubu dalam pertemuan singkat itu, Agung menjawab tidak ada.

"Nggak bicara politik, waktunya juga nggak lama. Lebih kepada bahasa politik saja bahwa menjelang penetapan SK Menkum HAM ini sebaiknya Golkar bersama-sama," kata Agung kepada detikcom, Kamis (19/3/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agung menganggap pertemuan itu sebagai sebuah sarana silaturahim di antara keduanya. Keduanya memang sudah jarang bertemu semenjak beda pandangan terkait kongres Golkar Bali. Namun sama seperti Ical, Agung tak menganggap perbedaan pandangan politik itu jadi benih permusuhan keduanya.

"Meskipun ada perbedaan-perbedaan politik, meskipun ada persoalan politik, tidak menghilangkan silaturahim. Di situ sebagai silaturahim karena kita kebetulan bertemu di acara ulang tahun teman," kata Ketum Kosgoro ini.

Di akhir perbincangan dengan detikcom, Agung tak menutup pintu islah. Namun syaratnya cukup berat.

"Kalau islah boleh tapi yang mimpin kan kita," tegasnya.

Apakah Ical mau mengikuti syarat yang diajukan Agung? Yang jelas saat ini Ical melaporkan Agung dan Menkum HAM Yasonna Laoly ke PN Jakarta Utara terkait surat pengakuan Menkum HAM terhadap hasil Munas Golkar Ancol.

(van/nrl)


Berita Terkait