"Semalam pukul 23.00 di kafe di Kemang, menghadiri ulang tahun teman, Adi Warsita. Dia bukan politisi, dia hobi musik bisa main saksofon," kata Agung saat berbincang dengan detikcom, Kamis (19/3/2015) petang.
"Tapi ternyata di sana sudah ada Pak ARB, sudah ramai, semua orang waktu itu minta saya bersebelahan, ya sudah duduk bersebelahan," tambah Agung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasa saja, nggak bicara politik. Suasana di situ santai, waktunya juga nggak lama, ya biasa-biasa saja," cerita Agung sembari tertawa kecil.
Agung sendiri memang tak menganggap Ical sebagai musuh. Meski Ical sedang melaporkan dia dan Menkum HAM ke pihak berwajib karena persoalan perebutan tahta tertinggi di Golkar.
"Meskipun ada perbedaan-perbedaan politik, meskipun ada persoalan politik, tidak menghilangkan silaturahim. Di situ sebagai silaturahim karena kita kebetulan bertemu di acara ulang tahun teman," katanya.
Lalu apakah ada pembicaraan islah Golkar? "Tidak ada pembicaraan politik. Kalau islah boleh tapi yang mimpin kan kita," tegasnya.
(van/nrl)











































