Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Patrige Renwarin mengatakan, kejadian ini bermula ketika massa KNPB menggelar aksi unjuk rasa. Aksi unjuk rasa itu tidak ada izin.
Keributan terjadi ketika aparat Polres Yahukimo dibantu Brimob Detasemen A berusaha membubarkan unjuk rasa tanpa izin itu. Saat bernegosiasi dengan massa, tiba-tiba terjadi keributan karena massa menolak dibubarkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Insiden keributan dan perampasan senjata api jenis revolver milik Kasat Intel Polres Yahukimo," Patrige Renwarin.
Melihat kejadian tersebut, anggota kepolisian yang membawa senjata lengkap berusaha membubarkan massa dengan melepas tembakan peringatan ke udara. Mendengar suara tembakan, ratusan massa KNPB balas melempari aparat lalu yang lari berhamburan.
Saat ini situasi kota masih mencekam, warga takut keluar rumah. Sementara itu, banyak aparat membawa senjata berpatroli mencari anggota KNPB yang diduga merampas senjata api Kasat Intel Polres Yahukimo tersebut.
(rul/try)











































