Denny Punya Integritas, Tak Mungkin Menjualnya dan Bermain di Payment Gateway

Denny Punya Integritas, Tak Mungkin Menjualnya dan Bermain di Payment Gateway

- detikNews
Kamis, 19 Mar 2015 18:04 WIB
Denny Punya Integritas, Tak Mungkin Menjualnya dan Bermain di Payment Gateway
Jakarta - Taufik Rinaldi, kolega Denny Indrayana semasa kuliah di Fakultas Hukum UGM yakin tak ada korupsi di payment gateway. Dia percaya, Denny melakukan terobosan memangkas birokrasi dan mencegah pungli dalam proyek payment gateway atau pembayaran elektronik paspor.

"Di proses payment gateway ini Denny melakukan perbaikan. Ini ada manfaatnya dan memperbaiki kinerja Imigrasi dalam pelayanan paspor," jelas Taufik yang juga aktif sebagai advicer for good government dan antircooruption dalam perbincangan, Kamis (19/3/2015).

Menurut Taufik, Denny sejak zaman kuliah memiliki integritas dan juga religius. Dia yakin, tak mungkin integritas yang dijaganya dihancurkan karena ingin cari untuk dalam proyek payment gateway.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan saya tahu betul Denny. Saya tahu dia figur yang konsiten, saya berinteraksi lama sejak zaman kuliah dan ketika dia menjadi birokrat menjadi Wamenkum," tambahnya.

Taufik yang biasa memelototi kinerja birokrasi ini menilai, terobosan yang dilakukan Denny dalam payment gateway mungkin tak diterima birokrasi karenanya Kemenkeu tak memberi rekomendasi, dan buktinya juga langsung dihentikan.

Taufik pun mengungkapkan, dia yakin tak ada uang yang diterima Denny dalam kasus itu. Apalagi yang digembar gemborkan soal pungutan Rp 5 ribu yang belum disetujui Kemenkeu, padahal uang itu biaya operator penyedia jasa. Uang puluhan miliar juga masuk kas negara, tak masuk ke kantong Denny atau menguap. Dalam audit BPK tidak ada tulisan adanya kerugian negara, hanya kesalahan adminitrasi.

"Denny selalu berhati-hati, dia membangun sistem untuk publik. Payment gateway ini sudah jelas memangkas birokrasi, calo, dan pungli," tutup dia.

(ndr/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads