"70,4 persen penilaian masyarakat Jakarta menyatakan puas terhadap kepemimpinan Gubernur Ahok. Dari skala 1 sampai 10, yang memberi nilai merah lima ke bawah hanya 29,1 persen," kata Ketua Populi Center, Nico Harjanto, dalam rilis 'Survei Anggaran Siluman di Mata Masyarakat Jakarta', di kantor Populi Center, Jalan Letjen S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (19/3/2015).
Survei ini dilakukan di 6 wilayah DKI pada tanggal 11-15 Maret 2015 dengan melibatkan 1.000 responden. Survei ini memiliki margin of error Β±3,09 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Temuan mengejutkan, sebanyak 51,8 persen responden menganggap DPRD tidak mewakili aspirasi mereka. 45,7 Persen responden tidak puas dengan kinerja DPRD DKI.
"Para anggota DPRD DKI harus menyadari bahwa mereka kerja kolektif. Jika ada oknum yang berbuat tercela apalagi melakukan korupsi, masyarakat akan cenderung menghukum secara keseluruhan," kata Nico menyimpulkan hasil survei tersebut.
"Karena itu, etika dan kehormatan anggota harus dijaga dan ditegakkan dengan tegas supaya anggota yang masih bersih dan punya komitmen membangun Jakarta tidak terkena imbasnya," tambahnya.
Tingginya kepuasan masyarakat terhadap kinerja Ahok mengarah kepada restu untuk Ahok maju kembali di Pilkada mendatang.
"Dengan tingginya tingkat kepemimpinan dan penilaian positif terhadap kinerjanya, waja jika 62,7 persen masyarakat Jakarta memandang Gubernur Ahok masih layak untuk terus melanjutkan kepemimpinannya dalam membereskan beragam persoalan di Jakarta," pungkasnya.
(van/nrl)











































