"Konsekuensinya pimpinan puncak, dari birokrasi dalam hal ini menteri-menteri di kabinet, eselon-eselon satu dan kepala-kepala daerah itu harus tetap mensosialisasikan sebuah gerakan revolusi mental, suatu reformasi aparatur negara. Dan ini harus intensif dilakukan serta yang lebih penting harus memberikan keteladanan," kata Yuddy di kantornya, Kamis (19/3/2015).
"Jadi kalau tanpa keteladanan kita nonsens tidak ada yang tercapai, tapi kalau dengan keteladanan hal-hal baik akan diikuti oleh jajaran birokrasi di bawahnya," terang Yuddy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Artinya ini bisa dilakukan, apa ini karena peraturannya yang hebat atau peraturannya yang keras? Tidak juga karena peraturan yang disiplin sudah ada peraturan untuk mengoptimalkan kegiatan-kegiatan pemerintah dari dulu juga sudah ada," tutup dia.
(ndr/mad)










































