Prasetyo, warga Bekasi ini merasakan ada yang berbeda dengan lalu lintas pagi ini. Dia yang biasa membutuhkan waktu hingga 2,5 jam untuk ke kantornya, hari ini setengah waktunya bisa dihemat.
"Dari Bekasi Barat biasanya memerlukan waktu 2 sampai 2,5 jam untuk sampai TB Simatupang, hari ini cukup 1 jam 15 menit," kata Prasetyo dalam surat elektronik yang diterima detikcom, Kamis (19/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah, terima kasih atas upaya perbaikan yang sudah berjalan. Teruskan lakukan upaya perbaikan," ucapnya.
Setelah ini, Prasetyo mengatakan pengelola tinggal memastikan truk untuk konsisten melaju di jalurnya di lajur 1. Sehingga kemacetan di ruas jalan bisa lebih dikurangi.
"Truk besar, termasuk bus besar dan truk tangki suka masuk di jalur cepat, efeknya mobil kecil lebih memilih bahu jalan. Dampaknya terjadi penumpukan di setiap pertemuan arus seperti di Ceger, Pasar Rebo dan Pasar Minggu," ujarnya.
Menurutnya titik lokasi itu sering terjadi penumpukan karena pertemuan arus dan banyak mobil yang tadinya di bahu jalan kembali ke lajur utama. "Akhirnya pada ambil jalur kanan yang mengakibatkan mengganggu lajur yang lebih cepat di jalur kanan," kata Prasetyo.
Senada dengan Prasetyo, Hari juga merasakan hal yang sama. Dia berangkat dari rumahnya di Bekasi menuju kantor di Depok. Hari mengaku merasakan dampak positif dari rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup truk ini.
"Memang jumlah truk jauh berkurang dan kami dapat melaju lancar hingga terhenti sesudah exit Taman Mini menuju simpang susun Jagorawi," kata Hari.
Namun menurutnya petugas masih perlu mengontrol para sopir truk tersebut. Sebab setelah lepas dari pengawasan petugas banyak truk yang menggunakan lajur tengah dan kanan.
"Truknya bukan tetap di lajur kiri. Tapi alhamdulillah ada perbaikan dan setidaknya ada usaha dari pengelola jalan tol," ucap Hari.
Apakah Anda juga mengalami hal yang sama soal kemacetan yang berkurang di Tol JORR. Anda bisa berbagi pengalaman melewati Tol JORR hari ini, apakah sudah ada perubahan dari hari sebelumnya. Kirimkan cerita Anda ke redaksi@detik.com.
Masalah solusi adalah program baru detikcom yang bertujuan untuk membantu mencarikan solusi terhadap masalah-masalah yang terjadi di masyarakat. detikcom akan mengumpulkan laporan masalah dari publik, kemudian menganalisis solusinya dengan pakar, hingga akhirnya mencoba merealisasikan solusi itu dengan pihak terkait.
(slm/van)











































