Warga meminta PT KAI memasang palang di perlintasan di kawasan itu. Perlintasan yang berlokasi tak jauh dari stasiun tersebut memang kerap memakan korban. Kemarin sebuah motor tertabrak sehingga ayah dan anak yang menaiki motor tersebut meninggal.
Warga menggelar demo dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 11.30 WIB, Kamis (19/3/2015). Akibat demo ini perjalanan kereta dari Duri arah Tangerang yang melintas di Rawabuaya sempat terhambat sekitar 30 menit. Namun saat ini lalu lintas perjalanan KRL Duri-Tangerang sudah normal lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Humas Kereta Api DAOP I Bambang S Prayitno mengatakan penutupan tiga perlintasan liar tanpa palang pintu yang berada di Stasiun Rawabuaya sudah dilakukan pada 16 Desember 2014 lalu. Namun, sampai sekarang baru dua perlintasan sepanjang 200 meter yang ditutup karena warga menolak dengan alasan membutuhkan akses melintas antar kampung.
(nal/try)











































