"Mohon kasih jalan dulu. Nenek ini masih sakit dan sedang berpuasa, tapi mau hadir dalam persidangan," kata Supriyono sambil menuntun Asyani ke ruang tunggu PN Situbondo, Kamis (19/3/2015).
Asyani mengaku pasrah dengan proses hukum yang dijalaninya. Menurut dia, semua yang terjadi adalah jalan hidup yang sudah digariskan Allah. Asyani juga yakin Allah yang akan menghukum orang-orang yang tega mendhaliminya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski dalam keadaan sakit, Asyani tetap terus berpuasa. Nenek asal dusun Krastan, Desa Jatibanteng, Situbondo itu mengaku yakin, Allah yang akan membalaskan semuanya.
"Saya tidak salah, tapi kalau nanti saya dibilang bersalah, saya akan bahagia saja. Karena Allah yang akan membalaskan semuanya," tandas Asyani.
Asyani dikeluarkan dari rutan Situbondo, Senin (16/3), setelah ditahan 3 bulan. Setelah tiba di rumah, kondisi terdakwa kasus pencurian kayu itu drop. Rabu kemarin, ia dijenguk Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sitti Nurbaya di rumahnya.
(fat/try)










































